• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 15 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Komisi B DPRD Bangkalan Sidak Gedung Penyangga Pupuk Bersubsidi

  • Kamis, 25 November 2021 10:08
FacebookTwitterWhatsApp
Rombongan Komisi B saat berada di gedung penyimpanan pupuk bersubsidi

Penanews.id, BANGKALAN- Komisi B DPRD Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gedung penyannga penyimpanan pupuk bersubsidi di Desa Keleyan, Kecamatan Socah. Kamis, 25 Nopember 2021.

Sidak ini dilakukan mengingat STOK pupuk jenis Urea di Bangkalan kembali mengalami kelangkaan yang membuat petani menjerit di musim tanam kali ini. Saat tiba di gudang penyangga, Rombongan Komisi B kaget melihat pupuk Urea yang kosong melompong.

Baca Juga:

621724771778132202

939044361777778432

Ketua Komisi B DPRD Bangkalan, Rokib menegaskan agar distribusi pupuk Urea tidak dibuat main-main. Sebab pupuk Urea sangat dibutuhkan petani.

“Kami menginginkan jawaban atas komitmen yang telah disepakati. Jangan sampai kasus kelangkaan seperti beberapa wakti lalu kembali terulang,” ujarnya.

Padahal pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan para distributor terkait ketersediaan pupuk bersubsidi yang digelar, Senin (2/11/2021) di Aula DPRD Bangkalan.

“Makanya kami minta komitmennya, karena pada waktu rakor telah menelurkan komitmen untuk menjamin kelancaran distribusi pupuk,” tegasnya.

Rokib menyebut bahwa Persoalan ini ada di produsen, dengan alasan keterbatasan armada. Namun, menurutnya itu bukanlah alasan yang konkret.

Oleh karena itu pihaknya meminta komitmen yang telah disepakati, kejelasan, dan pertanggungjawaban. Dirinya mengakui bahwa Distribusi sempat lancar, hanya dua sampai tiga hari saja. Setelah itu kembali macet.

“Kami akan kembali mengundang semua instasi terkait, para stakeholder, bahkan semua komisi di DPRD Bangkalan seperti pada Rapat Dengar Pendapat 11 November 2020 lalu,” katanya.

Dari kuota 20.007 ton pupuk Urea tahun ini, terdistribusi 11.000 ton, menyisakan sekitar 9.000 ton yang belum terdistribusi.

Abdi

114
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

3 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

3 bulan yang lalu
87
Hadiri Parapatan Ranting, Ketua PSHT Sampang Tekankan Pentingnya Pengamalan Ajaran Organisasi

Hadiri Parapatan Ranting, Ketua PSHT Sampang Tekankan Pentingnya Pengamalan Ajaran Organisasi

5 bulan yang lalu
45
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

5 bulan yang lalu
24
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

5 bulan yang lalu
58
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

5 bulan yang lalu
24
Berikutnya
Detik-detik Puting Beliung Menerjang Kota Sampang

Detik-detik Puting Beliung Menerjang Kota Sampang

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.