• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Rabu, 22 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Sumenep

Soal Video Mesum, Ketua BK DPRD Sumenep : Kalau Tidak Ditindaklanjuti, Saya Mundur

  • Kamis, 21 Oktober 2021 16:11
FacebookTwitterWhatsApp
Ketua BK DPRD Sumenep K Samiouddin dalam sebuah wawancara dengan Penanews.id beberapa waktu lalu. (Foto Busri Toha / Penanews.id)

Penanews.id, SUMENEP – Setelah di demo puluhan pemuda dari Gerakan Pemuda Peduli Sumenep atau GPPS. Ketua Badan Kehormatan DPRD Sumenep, Samioeddin angkat bicara soal video syur yang salah satu pemerannya diduga mirip dengan seorang legislator.

Samioeddin memastikan BK akan menindak lanjuti soal video itu. Sayangnya, kata dia, hingga kini dirinya belum memegang video itu, sehingga menghambat pengusutan.

Baca Juga:

Video Syur Kebaya Merah Ternyata Direkam di Surabaya

Menkominfo tak Sanggup Sensor Konten Pornografi Diakses Lewat VPN

Jika BK telah memiliki videonya, lanjutnya, pasti bakal diusut hingga tuntas.

“Kami masih akan memanggil kembali pembuat berita pertama, kumpulan dot com. Ayolah, kalau ada videonya, kami minta. Saya jamin bakal aman pemberinya itu,” Katanya kepada penanews.id, lewat sambungan telepon.

Dia menegaskan, tidak bisa mencari satu per satu inisial I di DPRD Sumenep. Sebab, bukti utama yang dibutuhkan adalah videonya.

Jika nanti ada videonya, maka akan diparipurnakan di DPRD Sumenep dan akan direkomendasikan ke Partai yang bersangkutan.

“Jika nanti ada bukti berupa video, tetapi saya sebagai ketua BK DPRD Sumenep tidak menindaklanjuti, maka saya siap mundur dari ketua BK. Untuk apa saya menjadi ketua bila tidak bisa menyelesaikan persoalan yang telah terbukti,” Ungkap dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Puluhan pemuda yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Peduli Sumenep (GPPS) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Sumenep, Jawa Timur, Kamis 21 Oktober 2021.

Kedatangan mereka guna meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD serius menangani kasus dugaan video mesum mirip oknum anggota dewan. Sebab, meski telah dilaporkan ke BK DPRD Sumenep rupanya hanya berjalan di tempat.

BUS

Tags: DPRD kabupaten SumenepKalau tidak di usutKetua badan kehormatanKetua DPRD SumenepMundur dari jabatannyaMundur dari ketua BK DPRD SumenepSumenepVideo mesumVideo mesum sumenep
167
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

5 bulan yang lalu
22
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

7 bulan yang lalu
106
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dorkas Hangus Terbakar di SPBU Kamal

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dorkas Hangus Terbakar di SPBU Kamal

11 bulan yang lalu
44
Ceceran Air Garam Diduga Pemicu Seringnya Kecelakaan Tunggal di Bangkalan, Kok Bisa?

Ceceran Air Garam Diduga Pemicu Seringnya Kecelakaan Tunggal di Bangkalan, Kok Bisa?

3 tahun yang lalu
116
Mahasiswa UTM Bantu Nelayan Olah Ikan Jadi Abon

Mahasiswa UTM Bantu Nelayan Olah Ikan Jadi Abon

3 tahun yang lalu
79
Pembunuhan Perempuan di Karang Duwek: Suami Diperiksa Polisi

Pembunuhan Perempuan di Karang Duwek: Suami Diperiksa Polisi

3 tahun yang lalu
838
Berikutnya
Bambang Widjojanto: Gugatan KSP Moeldoko Tidak Punya Legal Standing

Bambang Widjojanto: Gugatan KSP Moeldoko Tidak Punya Legal Standing

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.