• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 25 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Usai Unggah Cuitan ‘Satpam BCA’, Pemuda Ini Diintimidasi ‘Polisi’

  • Senin, 18 Oktober 2021 09:16
FacebookTwitterWhatsApp

Baca Juga:

Polisi Masih Kerap Menyiksa Tahanan

Viral Satpam Tersambar Petir, Ajaib Dia Selamat!

Ilustrasi




Penanews.id, JAKARTA – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Taufik Basari meminta Polri menindak tegas anggota mereka yang diduga melakukan intimidasi terhadap Fachrial Kautsar, warganet yang mencuit tentang ‘satpam BCA’.

Menurut Taufik, tindakan anggota kepolisian yang melakukan intimidasi itu merusak citra Polri dan menghambat program Presisi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Tindakan mengancam dan intimidasi melalui online seperti kejadian tersebut sudah mengarah pada tindak pidana. Semestinya para oknum itu lebih paham dan bukan malah melakukan tindak pidana,” kata Taufik dalam keterangan tertulis, Senin, 18 Oktober 2021.

Taufik juga menyayangkan adanya anggota kepolisian yang malah dengan mudahnya melakukan tindakan pidana, kendati alasannya semangat korps. Ia mengingatkan, anggota Korps Bhayangkara seharusnya menegakkan hukum.

Jika dibiarkan dan tak ada tindakan tegas, politikus NasDem ini melanjutkan, masyarakat akan merasa tak aman. “Karena masih ada oknum-oknum yang diberikan wewenang memegang senjata, memiliki diskresi dan bertugas menegakkan hukum, tapi justru merasa bisa sewenang-wenang mengintimidasi dan mengancam warga hanya karena satu cuitan di media sosial,” kata dia.

Jika dibiarkan dan tak ada tindakan tegas, politikus NasDem ini melanjutkan, masyarakat akan merasa tak aman. “Karena masih ada oknum-oknum yang diberikan wewenang memegang senjata, memiliki diskresi dan bertugas menegakkan hukum, tapi justru merasa bisa sewenang-wenang mengintimidasi dan mengancam warga hanya karena satu cuitan di media sosial,” kata dia.

Taufik juga mengaku telah menelusuri siapa saja pihak yang mengancam warganet tersebut. Menurut dia, ada yang menggunakan nama samaran dan ada juga yang terang-terangan menggunakan akun dari anggota Polri.

Dia pun meminta Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri agar bertindak, memproses hukum, dan memberikan jaminan perlindungan bagi warga yang menjadi korban intimidasi.

Pemilik akun Twitter @fchkautsar sebelumnya menerima ancaman kekerasan hingga upaya peretasan setelah mencuit ‘Polisi se-Indonesia bisa diganti satpam BCA aja gaksih’ pada Rabu, 13 Oktober 2021 pukul 21.45.

Dari tangkapan layar yang diunggah Fachrial, bentuk ancaman itu antara lain dengan mengatakan bahwa dirinya sudah menjadi target di jalan, akan mematahkan leher, mengajak baku hantam, dan lain sebagainya. Selain itu, banyak juga yang memaki Fachrial di kolom komentar.

Kepada Tempo, Fachrial mengatakan bahwa cuitannya itu tidak bermaksud mendiskreditkan instansi tertentu. Apalagi, kata Fachrial, dirinya juga tak menyebut nama Polri melainkan ‘Polisi se-Indonesia’. Dia mengaku menuliskan kalimat tersebut sesaat sebelum tidur. “Benar-benar murni unek-unek biasa saja,” kata Fachrial.

Unek-unek itu juga dibuat bukan berasal dari pengalaman buruk Fachrial berurusan dengan polisi. Hanya saja, selama dua pekan sebelumnya banyak isu dan kritik terhadap anggota kepolisian. Mulai dari penyelidikan kasus pemerkosaan di Luwu Timur, hingga insiden polisi banting mahasiswa di Tangerang.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa institusinya menerima segala kritik yang disampaikan masyarakat.

“Polri tidak anti terhadap kritik-kritik yang disampaikan oleh masyarakat. Itu menunjukkan masyarakat peduli terhadap kinerja Kepolisian, menginginkan kinerja kepolisian dengan lebih baik,” ujar Ramadhan pada Ahad, 17 Oktober 2021.

Sumber: tempo.co



Tags: Cuitan satpam BCAIntimidasi polisiPolriSatpam bca
38
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

5 bulan yang lalu
21
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

6 bulan yang lalu
34
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

6 bulan yang lalu
37
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

7 bulan yang lalu
23
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

12 bulan yang lalu
58
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

1 tahun yang lalu
45
Berikutnya
Cerita Pilu Anak Tersangka Rela Ditiduri Kapolsek:  Demi Ayah Bebas

Cerita Pilu Anak Tersangka Rela Ditiduri Kapolsek: Demi Ayah Bebas

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.