• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 19 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nasional

Netfid Indonesia Dorong Pemilu 2024 yang Berintegritas

  • Selasa, 5 Oktober 2021 21:46
FacebookTwitterWhatsApp
Foto/istimewa

Penanews.id, JAKARTA- Peneliti Network for Indonesian Democratic Society atau Netfid Indonesia, Muh Afit Khomsani, mengatakan bahwa penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 nantinya harus mengedepankan prinsip-prinsip integritas. Selasa, (5/10/2021).

Hal ini dikatakan ketika menghadiri Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum pada Selasa, 5 Oktober 2021. Kegiatan yang bertemakan “Pengembangan Budaya Politik Partisipatif secara Kolaboratif Menyongsong Pemilu Tahun 2024” dihadiri oleh BPIP, Kemenkominfo, Kemendikbudristek, BAPPENAS, dan LSM Sindikasi Pemilu dan Demokrasi (SPD).

Baca Juga:

Anggota MPR RI, Ra Ibong Jadikan Pemilu sebagai Momentum Mempersatukan Bangsa

Cegah Pelanggaran Pemilu 2024 Sejak Dini, Bawaslu Bangkalan Gelar Sosialiasi

Afif, sapaan lekatnya mengatakan saat ini Indonesia sedang mengalami sebuah fenomena paradoks demokrasi. Paradoks terjadi ketika demokrasi yang seharusnya berdampak pada rendahnya tingkat korupsi dan menciptakan keadilan sosial justru yang terjadi adalah sebaliknya.

“Indeks PersepsI Korupsi (IPK) kita semakin menurun, dan faktanya, korupsi kini menyebar hingga level pemerintah desa. Fraksinasi atau pembelahan sosial banyak terjadi, muncul juga kelompok ultranasionalisme yang mengarah ke tindakan negatif.” Jelas Afit.

Afit juga menegaskan bahwa integritas pemilu dapat muncul ketika adanya transparansi, kolaborasi, dan partisipasi dalam penyelenggaran pemilu dari mulai hulu hingga hilir.

Selain itu, netralitas pemerintah harus menjadi hal terdepan. Pemerintah tidak boleh berpihak pada salah satu kelompok politik. Menurutnya, acara FGD ini menjadi penting untuk lebih melibatkan partisipasi publik -termasuk organisasi masyarakat sipil- dalam proses demokrasi di Indonesia.

“Netfid Indonesia mengapresiasi langkah Kemendagri yang melenyelanggarakan acara ini. Kami juga melihat positif terhadap mapping agenda dan jejaring pendidikan politik yang dirancang oleh Kemendagri yang di dalamnya banyak melibatkan kementrian/lembaga terkait. Spesifik pada persiapan Pemilu 2024, integritas pemilu bermula dari proses pemilihan Tim Seleksi calon Anggota KPU dan BAWASLU RI yang terbuka, independen, dan tidak disusupi kepentingan politik sementara.” Tukasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo berencana akan segera mengumumkan Tim Seleksi Calon anggota KPU dan BAWASLU RI. Merujuk pada Pasal 22 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Tim Seleksi dibentuk oleh Presiden paling lambat 6 bulan sebelum berakhirnya masa keanggotaan KPU dan BAWASLU. Artinya, jika masa jabatan anggota KPU dan BAWASLU RI berakhir pada 11 April 2022, maka Presiden Wajib membentuk Tim Seleksi paling lambat pada 11 Oktober 2021.

“Terkait hal ini, Netfid Indonesia bersama beberapa organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Kawal Pemilu 2024 akan fokus mengawal proses ini, mulai dari Tim Seleksi Calon Anggota KPU dan BAWASLU RI hingga Pemilu 2024 berakhir.” Pungkasnya.

Red

Tags: Bawaslu RIBerintegritasJakartaKPU RINetfid IndonesiaPemilihan umumpemilu 2024
60
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

Bencana Uji Solidaritas Bangsa, Hasani bin Zuber: 4 Pilar Kebangsaan Harus Hadir Nyata

4 bulan yang lalu
20
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah Resmikan SAS Center UTM, Dorong Olahraga Madura Lebih Maju

5 bulan yang lalu
34
Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

Komnas HAM: Proyek Strategis Nasional Perlu Tinjauan Ulang Demi Perlindungan Masyarakat Adat

5 bulan yang lalu
34
Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

Aba Syafi Ceritakan Sosok Muhammad Tabrani, Siapa Dia?

6 bulan yang lalu
22
Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

Dampingi Presiden Prabowo, Menteri Ekraf Terima Presiden Macron di Borobudur

11 bulan yang lalu
57
Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

Anggota MPR RI Hasani bin Zuber Tekankan Peran Mahasiswa Jaga Empat Pilar Kebangsaan di Era Digital

11 bulan yang lalu
41
Berikutnya
PC PMII Sampang Lantik Pengurus Komisariat Trunojoyo IAI NATA Ketapang

PC PMII Sampang Lantik Pengurus Komisariat Trunojoyo IAI NATA Sampang

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.