• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 4 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Sampang

Demo PN Sampang Menjelang Putusan Sidang Kasus Pencabulan

  • Rabu, 29 September 2021 14:02
FacebookTwitterWhatsApp
Foto/istimewa

Penanews.id, SAMPANG – Sejumlah massa dari Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) DAN Madura Development Watch (MDW) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Pengadilan Negeri Sampang, Rabu (29/9/2021).

Aksi mereka bersamaan dengan sidang agenda putusan kasus dugaan pencabulan melibatkan terdakwa Dulhari (DI) warga Kecamatan Torjun. Massa mendesak agar majelis hakim memberikan hukuman berat terhadap pelaku.

Baca Juga:

Pilkada Sampang, Klebun Wid Minta Timses Tenang: Kita Ratakan Kemenangan MANDAT

Sampang Raih Penghargaan Gerakan Menuju Smart City 2023

Koordinator Aksi Busiri mengatakan, unjuk rasa tersebut mengutuk tindakan tak senonoh terdakwa yang merupakan paman korban. Sebab, DI melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur berusia 4 tahun.

“Kami meminta hakim memvonis terdakwa dengan hukuman seberat-beratnya, pihak pengadilan juga harus transparan dalam menangani perkara ini jangan terkesan tertutup,” ucapnya saat berorasi di depan kantor PN Sampang.

Menurut dia, PN Sampang yang terkesan tertutup itu karena permintaan audensi Jaka Jatim dan MDW ditolak untuk memberikan dukungan moral dalam mengawal kasus tersebut.

Permohonan audensi dilayangkan Senin (20/9) kemarin. Penolakan itu dengan alasan pandemi COVID-19.

“Kami kecewa karena waktu audensi dengan Kejaksaan Negeri Sampang masih bisa diterima dengan baik, kenapa tidak bisa dengan PN apakah anti aspirasi masyarakat,” tutur Busiri.

Ketua PN Sampang Aries Sholeh Efendi saat menemui massa menuturkan, pihaknya tidak pernah tertutup terkait hasil sidang putusan kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur.

“Sidang digelar secara virtual agenda putusan ini terbuka untuk umum, silahkan jika ingin menyaksikan,” jelasnya.

Usai mendapat jawaban itu aksi massa akhirnya membubarkan diri dan sebagian massa menyaksikan jalannya persidangan di PN Sampang.

Har

Tags: AksiKasus pencabulanKejari SampangPemkab SampangPengadilan SampangPutusan sidangSampang
45
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

Kades se-Madura, Hadiri Pengukuhan Klebun Wijdan Menjadi Korwil PKDI Madura Raya

6 bulan yang lalu
66
Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

7 bulan yang lalu
24
Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Sampang

Wali Murid Keluhkan Menu MBG di Sampang

7 bulan yang lalu
55
Aktivis PMII Soroti Penangkapan Demonstran Pilkades di Sampang

Aktivis PMII Soroti Penangkapan Demonstran Pilkades di Sampang

7 bulan yang lalu
222
IMPRES Malang Soroti Pemerintah Sampang, Dukung Aksi Desak Pilkades Segera Digelar

IMPRES Malang Soroti Pemerintah Sampang, Dukung Aksi Desak Pilkades Segera Digelar

7 bulan yang lalu
128
Temui Pendemo Soal Pilkades, Wabup Sampang: Banyak Berdoa Saja Kepada Allah SWT

Temui Pendemo Soal Pilkades, Wabup Sampang: Banyak Berdoa Saja Kepada Allah SWT

7 bulan yang lalu
121
Berikutnya
Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemuliham Ekonomi, Koarmada II Siapkan 30.000 Vaksin di Bangkalan

Percepatan Penanganan Covid-19 dan Pemuliham Ekonomi, Koarmada II Siapkan 30.000 Vaksin di Bangkalan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.