
Penanews.id, BANGKALAN – Bhakti sosial Kaconk Mahfud Institute atau KMI, dalam rangka HUT ke 5 organisasi ini, resmi berakhir hari ini, Selasa, 31 Agustus 2021.
Bhakti sosial terakhir, berupa bagi-bagi sembako dan kebutuhan prokes, kepada warga tidak mampu yang belum tersentuh pemerintah ini dipusatkan di Kecamatan Kwanyar.
Dalam setiap turba, KMI tak sendiri. Para pemuda di kecamatan yang menjadi lokasi Bhakti sosial, diajak kerjasama.
Dari mereka inilah, KMI memperoleh data warga miskin yang akan dibantu. Penyerahan pun langsung dengan mendatangi rumah penerima.
“Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman OKP dan pemuda di setiap kecamatan yang telah ikut serta dan bekerja sama, semoga kedepannya kita tetap bersinergi untuk berbagi kepada masyarakat”, Ujar Direktur KMI Nur Hakim.

Bagi Nur Hakim, blusukan ke desa-desa selalu menyisakan kesan yang kuat. Sebab, mereka bisa merasakan betul betapa sulitnya ekonomi masyarakat akibat pandemi.
Dia berharap kegiatan blusukan ini bisa menginspirasi organisasi lain untuk terus membantu masyarakat tidak mampu. Sebab, kata dia, bantuan dari KMI pun terbatas, masih banyak masyarakat yang belum tersentuh.
“Di masa sulit seperti sekarang, hanya bisa kita lalui dengan bergandengan tangan dan saling berbagi,” kata dia.
RZL







