
Penanews.id, JAKARTA- Baliho bergambar foto tokoh- tokoh nasional yang digadang- gadang akan maju menjadi calon presiden akan datang banyak ditemukan terpangpang.
Padahal Pilpres masih akan berlangsung pada tahun 2024. Namun fenomena baliho memperkenalkan identitas diri tokoh- tokoh politik terkemuka itu tak sulit dijumpai di berbagai daerah.
Adanya akrobatik start sejak dini terkait Pilpres 2024 tersebut ternyata mendapat ataensi dari kalangan masyatakat di dunia maya. Misalanya, di akun Facebook Muhammad Hadi.
Ia memulai tulisan captionnya terhadap foto yang di unggah menggambarkan ada seorang pemuda berdiri memegang carton bertulisan ” Pandemi belum usai, 2024 sudah mulai” dibawah baliho foto Puan Maharani dan Airlangga, dengan tulisan sebagai kritik sosial bagi pemangku kebijakan indonesia.
“Santai jngan panik corona masih ada qiqiqi,” tulis dia lama fb- nya. Minggu, 8 Agustus 2021.
Terpisah, dilansir dari Suarasurakarta.id, rupanya fenomena tersebut juga turut menjadi perhatian Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah, Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus.
Melalui unggahan foto di akun instagram pribadinya @s.kakung, Gus Mus membagikan kolase foto yang berisikan sejumlah baliho tokoh politik.
Terlihat dalam barisan pertama foto kolase tersebut memperlihatkan penampakan baliho Puan Maharani, Airlangga Hartarto, Muhaimin Iskandar, hingga Agus Harimurti Yudhoyono.
Sementara pada barisan kedua foto kolase itu memperlihatkan foto-foto para petugas kesehatan dan baliho sumbangan untuk anak-anak yatim yang orang tuanya meninggal dunia karena Covid-19.
Dalam keterangan captionnya, Gus Mus hanya memberikan emoticon tersenyum. Diduga Gus Mus mengunggah foto kolase itu karena risih dengan kelakuan para tokoh politik yang memasang bahilo di waktu yang kurang tepat.
Pasalnya Indonesia saat ini masih berjibaku menghadapi pandemi. Akan tetapi beberapa tokoh politik diatas malah sibuk mencari popularitas lewat baliho-baliho tersebut.
Sontak unggahan foto yang telah ribuan kali itu menuai sorotan tajam dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang prihatin melihat maraknya baliho-baliho tersebut.
“Pandemi belum berakhir 2024 sudah dimulai, dimana hati nuraninya? Prihatin lihat negeri ini yai,” ujar akun @macanmerah_1928.
Red







