
Penanews.id, SAMPANG – Setelah pemerintah mengeluarka izin vaksinasi Covid-19 bagi anak berusia 12-17 tahun, kini pelaksanaan vaksinasi semakin gencar dilakukan. Bahkan petugas masuk hingga Sekolah, Madrasah bahkan Pondok Pesantren.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Sampang langsung memulai pelaksanaan vaksinasi tersebut di sekolah-sekolah. SMAN 1 Ketapang menjadi sekolah pertama yang menggelar pelaksanaan vaksinasi di tingkat SMA se kabupaten Sampang. Dan anemonya sangat tinggi.
Bahkan menurut H. Assyari, S.Pd., M.Pd selaku kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah kabupaten Sampang, keberhasilan pelaksanaan vaksinasi di SMAN 1 Ketapang merupakan capaian yang luar biasa, diluar dan melampaui ekspektasi. Karena pada saat dilakukan sosialisasi pihaknya mengaku respon dan partisipasi siswa dan wali siswa sangat terbatas.
“Alhamdulillah pelaksanaan vaksin di SMAN 1 Ketapang Sampang berjalan dg sukses. Di luar dan melampaui ekspektasi keberhasilannya, mengingat saat sosialisasi respons dan partisipasi peserta didik dan org tua mereka sgt terbatas tetapi saat pelaksanaan vaksinasi hari ini luar biasa keikutsertaan mereka”. Katanya dengan senang, Senin (26/7/2021).
Selain diikuti siswa sekolah, pelaksanaan vaksinasi di SMAN 1 Ketapang juga diikuti sejumlah elemen masyarakat Umum juga orang tua/ wali siswa. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras kepala Sekolah SMAN 1 Ketapang bersama dewa guru , komite serta kerjasama yang dibangun dengan tim gugus tugas Covid-19 kecamatan Ketapang.
“Bahkan tdk hanya siswa yg mengikuti vaksin. Dari elemen masyarakat umum termasuk org tua/wali murid juga ada yg mengikuti vaksin yg digelar oleh SMAN 1 Ketapang Sampang. Hal ini dicapai berkat kerja keras kepala sekolah bersama dewan guru dan komite serta dukungan Tim Gugus Covid 19 tingkat Kecamatan Ketapang yg di dalamnya ada forkopimcam, nakes yg ada di Puskesmas Bunten Barat” Imbuhnya kepada awak media penanews.id
Assyari juga berharap bahwa program vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun ini mendapatkan respon positif dan dicapai secara maksimal agar siswa segera bisa melaksanakan Pelajaran Tatap Muka paska PPKM Darurat ini. Dirinya juga menghimbau agar tetap mematuhi protokol kesesahatan secara ketat saat keluar rumah hingga kembali lagi ke rumah.
“Harapannya program vaksinasi utk anak usia 12 -17 di jenjang SMA dan SMK di Wilayah Kabupaten Sampang dicapai secara maksimal shg, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka segera bisa digelar usai pemberlakuan PPKM Darurat Covid 19 sebagaimana harapan kita semua terutama para siswa dan org tua siswa. Dan siswa semakin mantap belajarnya setelah mengikuti vaksin. Tentu penerapan protokol kesehatan secara ketat hrs tetap dilaksanakan saat keluar rumah menuju sekolah dan sampai kembali lagi ke rumah saat PTM dilaksanakan oleh pihak sekolah”. Harap Assyari.
Sementara itu kepala SMAN 1 Ketapang Mas’udi Hadiwijaya, S.Pd., M.Pd menyampaikan dirinya sangat bangga dan mengucapkan terimakasih kepada semua pihak terutama kepala cabang dinas pendidikan wilayah sampang, gugus tugas covid-19 kecamatan Ketapang, siswa, masyarakat dan wali murid yang telah bersedia mengikuti program vaksinasi di Sekolahnya.
“Saya tentunya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mensuksesnya program vaksinasi ini. Sehingga kegiatan ini berjalan dengan lancer dan sesuai dengan harpaan kita” Ungkap Mas’udi
Harapan yang sama juga datang dari camat Ketapang selaku ketua Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Ketapang Didik Adi Pribadi AP., MM bahwa kedepan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin ini semakin tinggi.
“Mudah-mudahan kedepan nanti kesadaran masyarakat semakin tinggi. Dengan begitu pandemi ini segera berakhir” Ucap Didik.
Yon







