• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 17 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Sumenep

Efek Pasar Hewan Ditutup, Begini Nasib Pedagang Sapi di Sumenep

  • Kamis, 15 Juli 2021 19:10
FacebookTwitterWhatsApp
pedagang sapi berjejer di jalan merpati,Desa pamolakan, kecamatan kota Sumenep, mereka berencana menjual dagangannya ke pasar peluk

Penanews.id, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura menutup semua pasar hewan yang ada di kabupaten berlambangkan kuda terbang ini. Kebijakan tersebut berlaku selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Meski pasar hewan telah ditutup, sejumlah pedagang tetap berkeinginan untuk menjual dagangan mereka ke pasar hewan. Seperti yang terjadi pada Kamis, (15/07/2021). Sejumlah pedagang berdatangan menuju pasar Peluk Tamam Makam Pahlawan (TMP).

Baca Juga:

Pembangunan Pasar Tanah Merah Malah Bikin Susah, Pedagang “Geruduk” Kantor Dinas Perdagangan

Gerbang Tani dan Gemasaba Berikan Mandat Syaiful A’la Nyaleg 2024

Sejumlah pedagang tidak berani menuju pasar hewan yang ada di Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep itu karena pintu masuk dijaga ketat oleh petugas keamanan. Mereka memilih berjejer di tepi jalan Merpati, Desa Pamolokan Sumenep. Jarak dari pedagang yang menepi ke pasar Peluk lumayan jauh, sekitar 1 KM.

Sebagian pedagang yang lain ada yang mencoba untuk pergi ke Pasar Peluk, namun mereka harus putar balik. Saat itu pedagang sempat bersitegang dengan petugas karena memaksa masuk ke pasar Peluk. Setelah diberi pemahaman, pedagang itu memilih putar balik.

“Iya (diputar balik),” kata AKP Widiarti, Kasubbag Humas Polres Sumenep saat dikonfirmasi.

Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Kambing Samauddin mengaku kasihan kepada pedagang karena gagal menjual hewan dagangannya di Pasar Peluk. “Kasihan mereka, karena mereka juga mencari nafkah untuk keluarganya,” kata Udin.

Apalagi hari ini merupakan pasaran terakhir sebelum hari Raya Idul Adha tahun 2021. Pedagang berharap bisa mendapatkan hasil demi memenuhi kebutuhan keluarga mereka.

Pasar hewan di Pasar Peluk beroperasi setiap hari Kamis atau satu kali selama satu minggu. Untuk pasar kambing beroperasi di pagi hari sedangkan pasar sapi beroperasi sore hari. Pasar Peluk untuk pasar hewan beroperasi pasca pasar hewan di Pasar Bangkal, Sumenep ditutup beberapa tahun lalu. Penutupan dilakukan karena pasar hewan di Desa Bangkal, Kecamatan Kota Sumenep itu dinilai tidak representatif dijadikan pasar hewan yang sehat.

“Kami harap pemerintah bijak pasca penutupan hewan. Pedagang juga rakyat Indonesia, kasihan mereka karena perekonomiannya hanya mengandalkan pada hasil dagang,” jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep menutup pasar hewan untuk sementara sampai Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selesai.

Langkah tersebut sebagai langkah kongkrit untuk mengendalikan penyebaran virus corona yang selama ini terus meningkat. Penutupan dilakukan karena dinilai mengundang kerumunan.

“Kami bersama Forkopimda Kabupaten Sumenep akan terus melakukan kordinasi dan kerjasama yang kompak untuk memutus matarantai penyebaran Covid-19 ini di Kabupaten Sumenep. Maka dari itu semua pasar hewan yang ada di Kabupaten Sumenep untuk sementara ditutup karena mengundang kerumunan massa,” kata AKBP Rahman Wijaya Kapolres Sumenep, sebagaimana rilis di group Whatsapp Mitra Humas Polres Sumenep.

jnd

Tags: Forkopimda kabupaten SumenepKabupaten SumenepNasib Pedagang SapiPasar sapi ditutupPemerintah kabupaten SumenepSumenep
125
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

Diduga Pecah Ban, Mobil Boks Terguling di Jembatan Suramadu

5 bulan yang lalu
21
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

7 bulan yang lalu
106
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dorkas Hangus Terbakar di SPBU Kamal

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Dorkas Hangus Terbakar di SPBU Kamal

11 bulan yang lalu
44
Ceceran Air Garam Diduga Pemicu Seringnya Kecelakaan Tunggal di Bangkalan, Kok Bisa?

Ceceran Air Garam Diduga Pemicu Seringnya Kecelakaan Tunggal di Bangkalan, Kok Bisa?

3 tahun yang lalu
116
Mahasiswa UTM Bantu Nelayan Olah Ikan Jadi Abon

Mahasiswa UTM Bantu Nelayan Olah Ikan Jadi Abon

3 tahun yang lalu
79
Pembunuhan Perempuan di Karang Duwek: Suami Diperiksa Polisi

Pembunuhan Perempuan di Karang Duwek: Suami Diperiksa Polisi

3 tahun yang lalu
838
Berikutnya
Dugaan Pengkoordiniran BOP PAUD, Ini Respon Disdik Bangkalan

Dugaan Pengkoordiniran BOP PAUD, Ini Respon Disdik Bangkalan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.