• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Rabu, 1 Juli 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

8 Persen Dana Desa Bangkalan Dialokasikan untuk Pelaksanaan PPKM Mikro

  • Selasa, 22 Juni 2021 21:01
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, BANGKALAN- Selasa siang tadi, ada rapat di Pendopo Agung Bangkalan. Temanya: evaluasi pelaksaan PPKM Mikro.

Peserta rapat adalah lima camat dan delapan kepala desa yang telah dinyatakan sebagai zona merah karena tinggi kasus covid-19 di wilayahnya.

Baca Juga:

H. Her Berencana Buka Usaha di Bangkalan, Bupati Terpilih: Bangkalan Sangat Terbuka

Forkopimda Hingga Tokoh Blater di Bangkalan Deklarasi Stop Kekerasan

Termasuk para Kapolsek, Danramil juga tenaga dari Puskesmas di zona merah, seperti Kecamatan Kota, Arosbaya, Geger dan Klampis. Burneh sebagai satu-satunya yang berada di zona orange juga diundang hadir.

Sederhananya, jika PPKM Mikro diaktifkan, maka kegiatan masyarakat yang mengundang kerumunan akan dibatasi lagi seperti di awal-awal kemunculan Corona.

Mulai dari tak boleh menggelar pernikahan hingga jam buka cafe dibatasi hingga 10 malam.

Banyak cerita lucu atau kisah menyedihkan dalam rapat yang dipimpin Dandim, Kapolres dan Bupati Bangkalan itu.

Perwakilan Desa Tengket misalnya cerita ada warga yang kabur ke tengah laut karena takut Swab.

Tapi puskesmas Arosbaya justru sedang dirumung kesedihan. Sebab, 20 tenaga medisnya dipastikan positif dan 1 meninggal dunia. Kondisi itu telah memengaruhi kondisi psikis tenaga medis yang lain.

Menurut Bupati Bangkalan Abdul Latif, salah satu sumber pendanaan pengetatan PPKM Mikro ini adalah dana desa.

Dia telah meneken aturan yang isinya mewajibkan 8 persen harus dialihkan untuk pelaksanan PPKM di masing-masing desa.

“Untuk apa saja dana itu, nanti akan dibuatkan peruntukannya,” kata dia, Selasa, 21 Juli 2021.

EMBE

Tags: 8 persen dana desaBangkalanBupati BangkalanPemkab BangkalanPendopo kabupaten BangkalanRapat evaluasi
87
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

4 bulan yang lalu
18
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

4 bulan yang lalu
92
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

6 bulan yang lalu
28
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

6 bulan yang lalu
60
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

7 bulan yang lalu
30
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

7 bulan yang lalu
31
Berikutnya
Ini Alasan Penyekatan dan Swab Antigen di Suramadu Ditiadakan

Ini Alasan Penyekatan dan Swab Antigen di Suramadu Ditiadakan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.