• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 19 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Ekonomi

Wow, 70 Persen Migas Jatim Dipasok Madura, Warganya Dapat Apa?

  • Jumat, 12 Februari 2021 15:15
FacebookTwitterWhatsApp

penanews.id, MALANG -Para akademisi di Jawa Timur menggugat pengelolaan minyak dan gas (migas). Gugatan itu disampaikan dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) digelar di Ruang Sidang Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya (UB).

Akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Jatim. Diantaranya, Prof Munawar Ismail DEA, Dwi Budi Santoso PhD dan Prof Dr Berani Mustika serta Prof Dr Agus Suman yang semuanya dari UB Malang.

Baca Juga:

Fotonya Disalahgunakan Untuk Hoax, Remaja SMP ini Taruma hingga Tak Berani Keluar Rumah

Waduh! Ribuan Ijasah Mahasiswa UTM Tak Terdeteksi di Situs kemenristekdikti

Selain itu, Prof Dr M Saleh dari Universitas Negeri Jember, Dr Ir M Taufik dari ITS, Dr A Jamaluddin dari UIN Miliki Malang dan Dr Sutikno dari Universitas Trunojoyo, Madura.

Mereka sepakat bahwa migas harus dikelola negara. “Itu demi NKRI. Sebab, jika tidak, sangat berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” jelas Agus Suman, Selasa (21/2/2017).

Menurut dia, selama ini pengelolaan migas di Indonesia cenderung dikuasai kelompok tertentu. Tragisnya, kata dia, kekuasaan cenderung didominasi kelompok yang menyerupai mafia.

Dampaknya, lanjut Agus, migas bukan untuk kesejahteraan rakyat. “Padahal potensinya sangat besar untuk meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” terang dia.

Hal itu diakui Dosen Universitas Trunojoyo, Dr Sutikno. Menurut dia, potensi migas di Madura sangat luar biasa. Sepanjang pesisir Madura mulai dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan hingga Sumenep sangat luar biasa.

“Per hari untuk satu titik itu bisa jutaan kubik yang bisa dieksploitasi. Sedangkan yang kini sudah beroperasi baru satu titik yang ,maksimal. Sehingga 70 persen kebutuhan migas di Jatim dipasok dari Madura,” kata dia.

Meski potensinya besar, kata dia, rakyat Madura tak bisa menikmati. Sebab, kata dia, tingkat kesejahteraan orang Madura tak meningkat. Makanya, kini rrakyat Madura menggagas untuk memisahkan diri dari propinsi Jatim.

Mereka, kata dia, sudah mulai mengajukan pembentukan kabupaten baru dengan memecah Kabupaten Sumenep. Itu karena syarat mendirikan provinsi minimal lima kabupaten atau kota.

“Mereka hendak memisahkan diri karena bagi hasil yang dinikmati sangat sedikit. Sekarang mereka hanya terima Rp 600 juta per tahun. Di sisi lain, pengelolaannya 90 persen dikuasai pihak asing,” tandasnya.

Makanya, Prof Munawar, M Taufik, Ahmad Jalaluddin dan lainnya menegaskan bila migas itu harus dikuasai dan dikelola negara demi kesejahteraan rakyat dan keutuhan NKRI.

“Teknisnya mulai dari hulu hingga hilir diserahkan pengelolaannya pada BUMN, BUMD hingga BUMDes. Mereka disatukan untuk mengelolanya,” kata Munawar.

sumber: detik.com

Tags: data migas Maduraproduksi migas maduraUTM
88
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

4 bulan yang lalu
23
Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

5 bulan yang lalu
25
Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

9 bulan yang lalu
133
Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

10 bulan yang lalu
111
Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

10 bulan yang lalu
63
Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

11 bulan yang lalu
42
Berikutnya
Alamak! Model ini Sial, Beli Sabu Ternyata Tawas

Alamak! Model ini Sial, Beli Sabu Ternyata Tawas

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.