• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Rabu, 14 Januari 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Opini

Melamahnya Kekuatan PKB di Jawa Timur

  • Senin, 14 Desember 2020 19:39
FacebookTwitterWhatsApp

oleh: Asep Irama

Kekalahan PKB di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur pada Pilkada 2020 menunjukkan semakin dinamisnya preferensi pemilih dalam kontestasi politik.

Baca Juga:

PKB Halangi Khofifah Saingi Cak Imin: Lebih Baik Lanjut Jadi Gubernur Jatim

Silang Pendapatan Antara Kiai Said, Gus Yahya dan Alwi Shihab Soal Hubungan NU dan PKB

Mereka tidak hanya menjadikan sentimen ideologis-relijius sebagai faktor paling dominan dalam menentukan pilihan. Persepsi bahwa PKB sebagai representasi atau saluran politik praktis kalangan nahdliyin mulai tidak berlaku.

Masyarakat Jawa Timur mulai menyadari bahwa banyak politisi potensial yang berasal dari nahdliyin justru bergabung dengan partai lain selain PKB.

Lemahnya kaderisasi di internal partai menjadi faktor paling dominan dalam kekalahan PKB di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur.

PKB gagal mengorbitkan kader-kader potensialnya. Padahal, Jawa Timur sendiri adalah basis PKB.

Hal tersebut tentu berpengaruh pada militansi kader. Mereka tidak akan begitu solid ketika rekomendasi partai jatuh pada non kader.

Kekalahan PKB pada Pilkada 2020 di sejumlah kabupaten/kota di Jawa Timur akan berimbas terhadap kontestasi elektoral 2024.

Sebab, kepala daerah terpilih, paling tidak mampu memengaruhi dan menentukan perolehan suara pada kontestasi elektoral 2024.

Sehingga, Jawa Timur akan semakin dinamis dan sulit ditebak. Sebab, PKB mulai melemah dan kehilangan kekuatannya di Jawa Timur.

Berdasarkan data yang kami himpun, PKB hanya memenangkan 3 daerah pada Pilkada 2020 di 19 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Sedangkan, partai pesaing terberatnya, PDIP justru memenangkan 11 daerah dari 19 kabupaten/kota di Jawa Timur yang sedang menyelenggarakan Pilkada.

Hal ini menjadi indikasi kuat PKB sudah mulai lemah di Jawa Timur.

Asep Irama
Direktur Eksekutif indoPublika
(Lingkar Studi Politik & Kemanusiaan)

Tags: PKB lemah di Jawa Timur
100
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Mahasiswa Tewas Dipukuli Karena Tidur di Masjid, Bagaimana Sebenarnya Hukum Tidur di Masjid?

Mahasiswa Tewas Dipukuli Karena Tidur di Masjid, Bagaimana Sebenarnya Hukum Tidur di Masjid?

2 bulan yang lalu
96
Meluruskan Narasi Negatif “Calon Tunggal”, Menuju Perhelatan Kontestasi Pilkada Bangkalan

Meluruskan Narasi Negatif “Calon Tunggal”, Menuju Perhelatan Kontestasi Pilkada Bangkalan

1 tahun yang lalu
116
Efek Elektoral Dukungan Demokrat Ke Prabowo

Efek Elektoral Dukungan Demokrat Ke Prabowo

2 tahun yang lalu
38
Perlunya Suksesi Kekuasaan

Perlunya Suksesi Kekuasaan

3 tahun yang lalu
58
Pastikan Kita Punya Urgensi Dan Alasan Yang Kuat Untuk Mengubah Sistem Pemilu

Pastikan Kita Punya Urgensi Dan Alasan Yang Kuat Untuk Mengubah Sistem Pemilu

3 tahun yang lalu
36
Moral Politik Transaksional

Moral Politik Transaksional

3 tahun yang lalu
47
Berikutnya
Ancam Bunuh Mahfud MD di Youtube, Empat Orang ini Ditangkap

Ancam Bunuh Mahfud MD di Youtube, Empat Orang ini Ditangkap

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.