• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Sabtu, 7 Maret 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

DPRD Bangkalan Sarankan Pemerintah Tunda Wacana Beli Pupuk Pakai Kartu Tani

  • Minggu, 30 Agustus 2020 18:25
FacebookTwitterWhatsApp
kartu tani Bangkalan
Anggota DPRD Bangkalan Abd Aziz

Penanews.id, BANGKALAN – Rencana Dinas Pertanian Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mewajibkan penggunaan kartu tani dalam pembelian pupuk bersubsidi, ditentang Komisi B DPRD Bangkalan.

Abd Aziz, Anggota Komisi B dari PPP, menilai kebijakan yang direncanakan berlaku efektif mulai 1 September 2020 ini, belum bisa diterapkan karena pendataan petani melalui kelompok tani di desa-desa belum rampung.

Baca Juga:

AKD Bangkalan Usulkan BUMD dan BUMDES Jadi Distributor Pupuk

Petani Bangkalan Keluhkan Kelangkaan Pupuk Bersubsidi

Menurut informasi yang ia dapat, total jumlah pertani di Bangkalan berjumlah kurang lebih 64 ribu orang di 18 Kecamatan. Dari jumlah ini, hanya 16 ribu petani yang telah memiliki kartu tani.

Aziz mencontohkan, di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, dari 3000-an pertani di sana, tak sampai separuhnya yang tergabung dalam kelompok tani dan memiliki kartu tani.

“Petani yang masuk kelompok tani pun banyak yang belum nyetor KTP sehingga luas lahan garapan nggak diketahui,” kata Aziz.

kebijakan ini menurut Aziz, bukanlah kebijakan baru. Pendataan petani itu sebenarnya telah dimulai sejak 2017 lalu namun ironisnya tak juga rampung hingga saat ini.

“Saya cek ke bawah, ternyata banyak kartu tani yang hilang karena terlalu disimpan dan tidak digunakan,” ujar dia.

Atas berbagai kendala itulah, Aziz meminta Pemkab Bangkalan menunda penggunaan kartu tani untuk pembelian pupuk bersubsidi. Jika dipaksakan akan menimbulkan gejolak karena begitu banyak petani belum terdata secara resmi.

Salah satu dampaknya adalah timbulnya kecemburuan sosial. Sebab, petani pemegang kartu tani bisa membeli pupuk urea hanya seharga Rp 90 ribu perzak.

Sedang petani yang belum terdata, harus mengeluarkan biaya extra hingga Rp 250 ribu perzak untuk jenis pupuk yang sama karena tak mendapat subsidi.

“Kebijakan ini bagus. Tapi kalau pendataannya tidak bagus, hanya akan memicu gejolak sosial. Maka saya minta sebaiknya ditunda dan disosialisasikan ulang” kata dia. EMBE

Tags: Abd Aziz DPRD Bangkaoankartu tani Bangkalanpupuk bersubsidi
216
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

1 minggu yang lalu
14
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

2 minggu yang lalu
75
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

2 bulan yang lalu
16
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

2 bulan yang lalu
49
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

3 bulan yang lalu
20
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

3 bulan yang lalu
23
Berikutnya
Rombak Kabinet, Ini Menteri yang Bakal Diganti Jokowi Versi Barak Join

Rombak Kabinet, Ini Menteri yang Bakal Diganti Jokowi Versi Barak Join

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.