• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Sabtu, 6 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Kosong

Daftar Menteri yang Harus Diganti Jokowi

  • Sabtu, 4 Juli 2020 16:58
FacebookTwitterWhatsApp
reshuffle Kabinet
kartun dari ayo semarang.com

Penanews.id, JAKARTA – Ekonom Indef (Institute for Development of Economics and Finance) Bima Yudhistira meluncurkan daftar menteri yang layak diganti oleh Presiden Jokowi dalam reshuffle mendatang.

Bima terutama menyoroti menteri-menteri bidang ekonomi. Dia menyebut terutama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto terutama harus dicopot.

Dia menilai Menko Airlangga masih standar dalam bekerja karena belum mampu membuat birokrasi kementerian teknis bawahannya bekerja ekstra di tengah pandemi ini.

Baca Juga:

Demokrat Bangkalan Bagikan Ratusan Paket Sembako dan Nobar Pidato Politik AHY

Ke Bazar Takjil di Bangkalan, AHY Beli Kue Pukis Favoritnya

Bima lantas mengarah ke Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menurut dia lamban dalam realisasi anggaran, program stimulus, dan realisasi yang tidak sinkron.

“Banyak juga program stimulus tidak tepat sasaran, itu bagian perencanaan kan harusnya di fiskal juga,” ujar Bima dalam diskusi daring ‘Menanti Perombakan Kabinet’ pada hari ini, Sabtu, 4 Juli 2020.

Daftar menteri yang harus dicopot versi Indef lainnya adalah Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Menurut Bima, Ida harusnya sudah mengundurkan diri sejak polemik Program Kartu Prakerja.

“Dalam Kartu Prakerja manajemen teknisnya ditangani Kemenko Perekonomian. Itu dia udah enggak punya power sama sekali karena dikangkangi Menko.”

Terakhir, peneliti Indef itu menyebut
Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki underperformance alias kurang berkualitas.

Bima melihat realisasi stimulus dunia usaha baru 6,8 persen, bahkan khusus UMKM belum mencapai 1 persen.

Tags: AHYINDEFreshuffle
213
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Alev casino güncel giriş linkiyle hızlı ve kolay erişim

2 minggu yang lalu
5

845126251779325975

2 minggu yang lalu
5
Bhinneka Tunggal Ika Kunci Redam Intoleransi di Era Politik Identitas

Bhinneka Tunggal Ika Kunci Redam Intoleransi di Era Politik Identitas

2 bulan yang lalu
34
Hasani bin Zuber: Nasionalisme Perlu Adaptif di Tengah Arus Budaya Pop Global

Hasani bin Zuber: Nasionalisme Perlu Adaptif di Tengah Arus Budaya Pop Global

2 bulan yang lalu
30
Gadis Asal Kwanyar Bangkalan Lapor Polisi Usai Mengaku Jadi Korban Persetubuhan

Gadis Asal Kwanyar Bangkalan Lapor Polisi Usai Mengaku Jadi Korban Persetubuhan

3 bulan yang lalu
206
Aksi Ramadan H. Her: Ribuan Siswa MBG Kebagian Rp50 Ribu

Aksi Ramadan H. Her: Ribuan Siswa MBG Kebagian Rp50 Ribu

3 bulan yang lalu
22
Berikutnya
Tragedi Bungkeng, GP Ansor Kokop: Perempuan Manapun Tak Layak Dilecehkan

Tragedi Bungkeng, GP Ansor Kokop: Perempuan Manapun Tak Layak Dilecehkan

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.