• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 27 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Jatim

Jumlah OTG Naik, Khofifah Bentuk Tim Hunter Covid 19

  • Minggu, 7 Juni 2020 16:19
FacebookTwitterWhatsApp
kartun khofifah indar parawansa
ilustrasi khofifah dari kompas.com

Penanews.id, JAWA TIMUR – Pemburu orang tanpa gejala (OTG): Inilah metode baru Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk menekan kasus Corona yang terus bertambah dengan drastis.

Para pemburu ini disebut Tim Hunter Covid 19. Selain OTG, target lain adalah ODP alias Orang Dalam Pemantauan. Menurut mantan Mensos ini, diperkirakan 35 persen OTG berpotensi terpapar Corona. .

Baca Juga:

PKB Halangi Khofifah Saingi Cak Imin: Lebih Baik Lanjut Jadi Gubernur Jatim

Prabowo dan Khofifah Makan Malam Bersama, Begini Reaksi PKB

“Kalau sudah terkonfirmasi, solusinya bisa diobservasi atau diisolasi di rumah sakit,” kata Khofifah dilansir dari katadata.co.id, Minggu (7/6).

Mantan Menteri Sosial itu juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan khususnya terhadap OTG yang terus meningkat.

Dari data Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19 Jatim, angka OTG meningkat dari 18.647 orang pada 1 Juni menjadi 19.857 orang empat hari kemudian.

“Perhatian kami pada OTG yang meningkat. Mereka tidak memiliki gejala namun berpotensi menularkan,” ujar Khofifah.

Provinsi Jatim sendiri merupakan salah satu wilayah yang beberapa waktu belakangan paling parah dihantam corona.

Dari data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, penambahan kasus corona di wilayah ini mencapai 286 orang atau terbanyak di Indonesia pada Sabtu (6/6).

Sedangkan dari data Provinsi Jatim yakni infocovid19.jatimprov.go.id, ada 5.835 kasus positif corona di wilayah ini. Dari angka tersebut sebanyak 2.918 orang atau 50% berada di Kota Surabaya.

Guna memutus rantai penularan di Surabaya, maka Badan Intelijen Negara telah memperpanjang tes massal Covid-19 hingga sepekan ke depan. Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya Irvan Widyanto mengatakan masih ada warga di 34 klaster pemukiman yang perlu dilakukan tes.

“Lokasinya bakal diutamakan di wilayah pemukiman yang dinilai ada pandemi,” kata Irvan. (EMBE)

Tags: data Covid 19 jatimKhofifah indar parawansaorang tanpa gejalaTim hunter covid 19
68
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

7 bulan yang lalu
128
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

7 bulan yang lalu
106
PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

8 bulan yang lalu
64
Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

8 bulan yang lalu
49
Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

8 bulan yang lalu
53
GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

10 bulan yang lalu
106
Berikutnya
Warga Bata Barat Temukan Sosok Mayat Hampir Membusuk

Warga Bata Barat Temukan Sosok Mayat Hampir Membusuk

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.