Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Selasa, 6 Oktober 2026
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penanews.id
No Result
View All Result
Home Jatim

Kebebasan Sipil di Indonesia Lebih Buruk dari Malaysia dan Filipina

TwitterFacebookWhatsApp
ilustrasi dari tempo.co

Penanews.id, JAKARTA – Kemunduran Demokrasi di Indonesia telah dirasakan sejak 2016. Pemilu 2019 kian mempertegas kemunduran itu dengan munculnya konsolidasi oligarki, hilangnya oposisi dan pelumpuhan KPK.

Penilaian ini disampaikan Direktur Center for Media and Democracy Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) Wijayanto  melalui diskusi daring pada Senin, 1 Juni 2020.

Baca Juga:

Jelang Pilkada Serentak, Anggota MPR RI Ra Ibong Ingatkan Tentang Membangun Demokrasi Beretika Pancasila

Haris Azhar: Maraknya Teror Menunjukkan Pemerintah Panik

Wijayanto mengatakan, salah satu indikator penting dari kemunduran demokrasi adalah tergerusnya kebebasan sipil yang tampak jelas dalam proses revisi UU KPK pada September-Oktober 2019.

Di mana dalam proses unjuk rasa itu, diwarnai dengan aksi teror, penyadapan atau peretasan WhatsApp terhadap akademisi yang menolak revisi UU KPK.

Tak hanya akademisi, para mahasiswa yang turun beraksi, mendapat kekerasan fisik berupa penembakan dua mahasiswa, yakni Randi dan Yusuf.

“Kemunduran terburuk yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak Indonesia memasuki era reformasi politik pada 1998,” kata Wijayanto.

Penilaian Wijayanto ini selarasa dengan data yang dikeluarkan oleh The Economist Intelligence Unit’s (EIU).  Pada 2019, lembaga ini mencatat skor kebebasan sipil di Indonesia hanya 5.59, berada jauh di bawah Malaysia dan Filipina.

“Ada yang menyebut jika di masa Presiden Joko Widodo atau Jokowi, sangat terobsesi dengan pembangunan infrastruktur tapi punya ketertarikan rendah terhadap ide kebebasan demokrasi,” ucap Wijayanto dikutip dari tempo.co. (EMBE)

Tags: Demokrasi Indonesiakebebasan sipil Indonesiateror diskusi UGM
93
VIEWS
TwitterFacebookWhatsApp

Related Posts

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

HUT TNI ke-80, Arsenal Batuporon Ajak Warga Bersih Pantai dan Jaga Area Vital

1 tahun ago
132
Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

Marching Band Al-Amien Prenduan, Raih Juara Umum di Kompetisi Nasional GMBC 2025

1 tahun ago
113
PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

PORSENIJAR Zona 3, PGRI Bangkalan Tampil Perdana Langsung Torehkan Prestasi

1 tahun ago
75
Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

Demokrat Bangkalan Peringati Harlah ke-24 dengan Virtual Meeting dan Aksi Sosial

1 tahun ago
56
Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

Petronas Diultimatum Nelayan: Bayar Ganti Rugi atau Angkat Kaki

1 tahun ago
58
GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

GSN Bantah Ada Pungutan Bantuan Becak Listrik Presiden di Bangkalan

1 tahun ago
118
Next Post
Kantor Polsek Diserang Massa Berpedang, Satu Polisi Tewas

Kantor Polsek Diserang Massa Berpedang, Satu Polisi Tewas

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2026 Penanews.id All right reserved.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In