• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 4 Juni 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Alasan Konang Sempat Masuk Zona Merah Corona, Ini Deretan Identitas Pasien Terbaru

  • Sabtu, 30 Mei 2020 07:43
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, Bangkalan– Jumlah kasus pasien terpapar virus corona desease 19 atau Covid 19 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur terus bertambah.

Dalam sepekan ini, sebanyak 9 pasien terkonfirmasi positif virus corona. Al-hasil, kasus covid Bangkalan kini mencapai 39 orang.

Baca Juga:

Lonjakan Kasus Covid 19 di Bangkalan Diduga Efek Pilkades Serentak 2021

Warga Bangkalan Sulit Taat Bermasker, Polisi Bentuk Tim Pemburu

Pada Jumat (29/5/2020) petang,Gugus Tugas Penanganan Covid Bangkalan melaui keterangan rilis resminya menyampaikan sederetan identitas seseorang yang terkonfirmasi terpapar virus corona.

Rilis ini sekaligus menjawab pertanyaan mengapa Kecamatan Konang bisa masuk dalam Zona merah Corona.

Identitas pasien yang disampaikan itu masuk daftar pasien ke 34 hingga 39.

Dalam rilis itu tertulis, pasien ke 34 adalah HW (63), asal Kota Bangkalan dengan status OTG (Orang Tanpa Gejala). Ia merupakan pasangan dari pasien ke-33 almarhum Ny.E (62) meninggal dunia dan dimakamkan di Surabaya.

Pasien ke-35 adalah M (38) asal Kokop dengan status OTG. Pasien ke-36, Tn.N (36) asal Kokop dengan status OTG.

Tn.M dan Tn.N sebelumnya sempat terdata di peta sebaran covid-19 masuk wilayah
Kecamatan Konang karena kedua OTG tersebut saat diwawancara oleh petugas
surveilans mengaku berasal dari Konang.

Kedua pasien sehari-hari tinggal di
Surabaya dan berprofesi sebagai pedagang ayam potong.

Sebelumnya pada tanggal 18/5 hasil pemeriksaan rapid tes di RS.Premier Surabaya menyatakan reaktif
sehingga dilanjutkan pemeriksaan swab dengan kewajiban isolasi mandiri.

Sebelum hasil swab keluar kedua pasien ini pulang kampung. Pada tanggal 28/5 hasil swab menyatakan kedua pasien positif Covid-19.

Hari Kamis (29/5) kedua OTG berhasil
dirujuk ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk menjalani perawatan).

Pasien ke-37 adalah Tn.Kh (55) asal Kota Bangkalan dengan status OTG. Ia menjalani rawat inap di RSUD Syamrabu Bangkalan sejak tanggal 21-23 Mei Pada tanggal 24/5 pasien dipindah oleh keluarganya ke RS.PHC Surabaya dan
menjalani pemeriksaan swab. Pada tanggal 28/5 hasil swab menyatakan positif).

Pasien ke-38 adalah Tn.MH (42) asal Kamal dengan status OTG. Pasien ini adalah seorang karyawan BUMN di Surabaya yang mengikuti rapid tes
bersama seluruh karyawan.

Walaupun hasil rapid tesnya non reaktif tetapi mengalami keluhan nyeri lambung, mual, dan batuk sehingga menjalani pemeriksaan swab.

Pada tanggal 28/5 hasil swab menyatakan positif dan malamnya langsung dibawa ke
RSUD Syamrabu Bangkalan untuk menjalani perawatan.

Pasien ke-39 adalah Ny.S (50) asal Kota Bangkalan dengan status ODP. Ny.S merasakan sakit sejak tanggal 18/5 dan mulai masuk RS PHC surabaya pada
tanggal 24/5. Tiga hari kemudian (27/5) hasil swab menyatakan positif).

Humas Gugus Tugas Penanganan Covid Bangkalan Agus Zein mengungkapkan,
peningkatan kasus positif Covid-19 terjadi pasca lebaran.

Menurut dia, hal itu ditengarai bagian dari dampak belum disiplinnya masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.
Utamanya selama beraktifitas menjelang lebaran dalam rangka memenuhi berbagai kebutuhan.

“Hal ini dibuktikan dengan bertambahnya jumlah pasien positif. Per hari ini (Jumat, 29/5) secara akumulatif menjadi 39 orang,” ujarnya.

Adapun rinciannya, lanjut Agus, 6 (enam) orang dinyatakan sembuh, 3 (tiga)
orang telah meninggal dunia (sebelum hasil swab keluar) dan 30 (tigapuluh) orang dalam perawatan baik di rumah sakit Surabaya (karena pengobatan mandiri) maupun di RSUD Syamrabu Bangkalan).

Abdi

Tags: Data Corona bangkalanKonang Zona merah Covid 19
185
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

3 bulan yang lalu
17
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

3 bulan yang lalu
87
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

5 bulan yang lalu
24
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

5 bulan yang lalu
59
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

6 bulan yang lalu
26
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

6 bulan yang lalu
30
Berikutnya
Risma Marah, Khofifah Sumringah

Risma Marah, Khofifah Sumringah

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.