• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Jumat, 16 Januari 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nusantara

Pulang Kampung Saat Pandemi, Hasmiati Dikarantina di Tengah Hutan

  • Sabtu, 2 Mei 2020 08:10
FacebookTwitterWhatsApp
hasmiati menerima bantuan sembako (kumparan)

Penanews.id, POLMAN – Pulang di masa pandemi corona, dari Kotabaru di Kalimantan Selatan ke Desa Pao-pao, Polewali Mandar, menjadi mimpi buruk bagi Hasmiati.

Sejak tiba 23 April lalu, bersama Adiknya Wandi juga Basri keponakannya. Ketiganya tinggal di sebuah gardu tak berdinding dan rapuh dalam hutan.

Baca Juga:

. . .

Warga Pao-pao menolak mereka pulang ke rumahnya karena khwatir membawa virus flu Wuhan itu. warga ingin mereka menjalani karantina mandiri selama 14 hari untuk memastikan ketiganya tak terjangkit virus yang menyerang sistem pernafasan itu.

Karena tak ada fasilitas khsusus karantina pemudik di Pao-pao, Hasmiati yang memahami kekhawatiran warga, memilih tinggal di tengah hutan berjarak dua kilometer dari desanya.

kompas.com yang memuat berita ini menggambarkan  gubuk karantina itu sangat rapuh, kaki-kaki penyangga harus diberi batu agar tak reyot. atapnya dari terpal. aneka kain dipaku sebagai tirai agar saat malam dingin tak terlalu menusuk tulang.

Ketika kisah Hasmiati ini viral di medsos. Seorang penyuluh agama, Abdul Razak memutuskan  mengunjungi mereka untuk kasih bantuan kebutuhan pokok dan air mineral.

“kondisi mereka memprihatinkan, jalan ke sana hanya setapak menanjak yang tak bisa dilalui sepeda motor,” kata Razak berbagi kisah.

Sejak 23 April itu, Hasmiati telah sepekan menjalani karantina hutan itu. Tinggal sepekan lagi mereka bertahan dan semoga warga tak berubah pikiran.

(EMBE)  

Tags: karantina di tengah hutankarantina hasmiati
62
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

PSHT Ranting Banyuates Gelar Tasyakuran Warga Baru

PSHT Ranting Banyuates Gelar Tasyakuran Warga Baru

6 bulan yang lalu
63
Diduga Kelelahan, Warga Surabaya  Hantam Fuso yang Sedang Parkir

Diduga Kelelahan, Warga Surabaya Hantam Fuso yang Sedang Parkir

8 bulan yang lalu
50
Kepala Daerah Wajib Hadiri Pelantikan Serentak di Jakarta, Biaya Ditanggung Pemda

Kepala Daerah Wajib Hadiri Pelantikan Serentak di Jakarta, Biaya Ditanggung Pemda

11 bulan yang lalu
66
Bidan Teladan ‘Dihadiahi” Motor, Hadiah Ditarik Lagi Seusai Upacara

Bidan Teladan ‘Dihadiahi” Motor, Hadiah Ditarik Lagi Seusai Upacara

1 tahun yang lalu
51
Tim Pemenangan Paslon ManFaat, Salurkan Bantuan Air Bersih Serentak di 4 Kecamatan

Tim Pemenangan Paslon ManFaat, Salurkan Bantuan Air Bersih Serentak di 4 Kecamatan

1 tahun yang lalu
100
Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

1 tahun yang lalu
55
Berikutnya
Tes Swab Keluar, Satu Pegawai Kejaksaan Bangkalan Positif Corona

Tes Swab Keluar, Satu Pegawai Kejaksaan Bangkalan Positif Corona

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.