• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Rabu, 22 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Pertanian Tak Terdampak Corona, Bangkalan Optimis Produksi Beras Capai Target

  • Rabu, 29 April 2020 19:30
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, BANGKALAN – Ramadan tahun ini yang datang bertepatan dengan masa MP2 alias musim penghujan kedua, membuat Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Pekebunan Kabupaten Bangkalan target produksi beras tahun 2020 tercapai dengan optimal.

Keyakinan itu kian bertambah karena sejauh tidak ada larangan bagi petani untuk bercocok tanam di masa pandemi virus Corona. Semantara MP2 diprediksi berlangsung antara bulan Juni hingga Juli mendatang.

Baca Juga:

Bangkalan Dapat Proyek Irigasi Pertanian dari Kementerian PUPR

“Untuk masa tanam MP1 (Februari Maret) sudah tuntas dan lancar, sejak pertabalan april, petani sudah mulai tanam bersih untuk MP2,” kata Kabid Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Pekebunan (Dispertapa Horbun) Bangkalan, Moh Teguh, Rabu 29 April 2020.

Hanya saja lanut dia, target optimal itu akan terealisir jika tidak ada kendala alam. Jika itu terjadi pada awal masa tanam, petani berpotensi bakal mengalami gagal tanam.

“Dampaknya petani harus menebar ulang benih padi di areal sawah terdampak genangan. Begitu juga, banjir bandang menjelang masa panen, tanaman petani bakal mengalami puso,” ungkapnya.

Musibah semacam ini, menurut Teguh, kerap terjadi pada masa tanam MP-1 dan MP-2 tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, intensitas serangan hama dari berbagai jenis organisme pengganggu tanaman (OPT), seperti tikus, walang sangit, keong emas, kupu-kupu putih, dan hama sundep, merupakan ancaman lain yang patut diwaspadai petani.

“Jika petani alpa dan gagal mengatasi ragam jenis hama itu, ya tanaman petani bisa rusak, itu sebabnya agar tak sampai merusak, harus ada antisipasi yang bisa ditekuni petani. Di antaranya, rajin membersihkan semua saluran jaringan irigasi dari sampah dan kotoran lainnya guna mengurangi sedimentasi,” tandasnya.

Abdi

Tags: pertanianproduksi beras bangkalan
69
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

2 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

2 bulan yang lalu
82
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

4 bulan yang lalu
22
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

4 bulan yang lalu
55
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

4 bulan yang lalu
23
Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

Tingkatkan Mutu Akademik, UTM Gelar Sosialisasi Permendikti Saintek Nomor 39/2025

4 bulan yang lalu
27
Berikutnya

Pabrik Rokok, Jadi Kluster Baru Penularan Corona di Surabaya

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.