• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Kamis, 5 Maret 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Nusantara

KPK Baru Rasa Jokowi?

  • Jumat, 27 Desember 2019 14:28
FacebookTwitterWhatsApp
Ketua KPK Firly Bahuri (jawapos.com)

penanews.id, JAKARTA – Pidato Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri dalam acara serah-terima jabatan di lantai tiga Gedung Annex KPK pada Jumat pekan lalu, 20 Desember 2019 ditanggapi tanpa gairah.

“Kok tidak ada yang bertepuk tangan?” tanya Firli ketika itu. Sedetik kemudian, tepuk tangan terdengar lamat-lamat.

Baca Juga:

Mantan Kapolres Bangkalan, Dicopot Firli Bahuri dari Direktur Penyelidikan KPK

Pengacara Bupati Bangkalan Sebut Peran Sekda dan Plt BKD

Dalam pidatonya waktu itu, Firli memastikan pegawai KPK yang berusia lebih dari 35 tahun tetap bisa menjadi pegawai negeri.

“Ada keadilan karena sifatnya merupakan peralihan status dari pegawai KPK menjadi ASN.”

Perubahan status kepegawaian menjadi ASN ini merupakan perintah Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, atau UU KPK hasil revisi.

Mantan Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri itu mengatakan akan membuat peraturan yang menjadikan pegawai KPK menerima tunjangan kinerja dan tunjangan risiko. Tapi janji itu direspons ogah-ogahan.

KPK di bawah kepemimpinan anyar periode 2019-2023 memang banyak diragukan. Era Firli dikhawatirkan akan menjadi musim libur pemberantasan korupsi setelah upaya pelemahan KPK yang dinilai banyak kalangan dilakukan secara sistematis.

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana menyebut KPK memasuki fase kehancuran. “Bukan lagi suram, tapi fase kehancuran KPK,” kata Kurnia.

Keraguan yang menumpuk terhadap kinerja komisi antirasuah ke depan bukannya tanpa alasan. Mulai dari terpilihnya pimpinan yang melanggar etik, pengesahan UU KPK hasil revisi yang dianggap akan melemahkan komisi antirasuah itu, hingga keberadaan Dewan Pengawas pilihan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

UU KPK hasil revisi memerintahkan Presiden menentukan Dewan Pengawas. Jokowi menunjuk lima orang Dewan Pengawas yang terdiri dari eks pimpinan KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean; mantan hakim agung, Artidjo Alkostar; Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang Albertina Ho; mantan hakim MK, Harjono; dan peneliti LIPI Syamsuddin Haris. Tumpak ketua Dewan Pengawas.

Artidjo kondang sebagai hakim yang kerap memperberat hukuman untuk para terhukum perkara korupsi. Beberapa nama yang diperberat hukumannya oleh Artidjo di antaranya mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera Lutfhi Hasan Ishaaq, bekas anggota DPR Angelina Sondakh, eks Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, bekas Menteri ESDM Jero Wacik, hingga bekas Ketua MK Akil Mochtar.

SUMBER: TEMPO.CO

Tags: Firli bahuri KPKKontroversi firli bahuriKPK baru rasa Jokowi
55
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

PSHT Ranting Banyuates Gelar Tasyakuran Warga Baru

PSHT Ranting Banyuates Gelar Tasyakuran Warga Baru

8 bulan yang lalu
69
Diduga Kelelahan, Warga Surabaya  Hantam Fuso yang Sedang Parkir

Diduga Kelelahan, Warga Surabaya Hantam Fuso yang Sedang Parkir

9 bulan yang lalu
51
Kepala Daerah Wajib Hadiri Pelantikan Serentak di Jakarta, Biaya Ditanggung Pemda

Kepala Daerah Wajib Hadiri Pelantikan Serentak di Jakarta, Biaya Ditanggung Pemda

1 tahun yang lalu
69
Bidan Teladan ‘Dihadiahi” Motor, Hadiah Ditarik Lagi Seusai Upacara

Bidan Teladan ‘Dihadiahi” Motor, Hadiah Ditarik Lagi Seusai Upacara

1 tahun yang lalu
52
Tim Pemenangan Paslon ManFaat, Salurkan Bantuan Air Bersih Serentak di 4 Kecamatan

Tim Pemenangan Paslon ManFaat, Salurkan Bantuan Air Bersih Serentak di 4 Kecamatan

1 tahun yang lalu
102
Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

Nonton Konser Musik di Bangkalan, Puluhan Orang Kecopetan Handphone

2 tahun yang lalu
57
Berikutnya
Breaking News; Penyiram Novel Baswedan Ditangkap, Pelaku Seorang Polisi Aktif

Breaking News; Penyiram Novel Baswedan Ditangkap, Pelaku Seorang Polisi Aktif

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.