• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Rabu, 22 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Kosong

Didemo PMII Soal Sekolah Ambruk hingga KIP, Begini Jawaban Kadisdik Bangkalan

  • Kamis, 26 Desember 2019 13:07
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, BANGKALAN – Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) berdemo ke kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Kamis (26/12/2019).

Lewat pengeras suara, mereka menyampaikan tuntutan yang ditujukan kepala Kepala Dinas Pendidikan, Bambang Budi Mustika. Antara lain,
-Dinas Pendidikan harus lebih serius dalam mengawasi penyelenggaraan Pendidikan di bangkalan
– optimalisasi peran korwil dinas Pendidikan disetiap kecamatan
– dinas Pendidikan millennial berbasis e-sistem
-keluarkan kebijakan objektif kartu Indonesia pintar (KIP)
-perjelas system dan prosedur beasiswa

Baca Juga:

Bahis Dunyasinda Most bet ile Basariyi Yakalayin

Uğurlu Bahis Etməyin Məsləhətləri Mostbet Platformasında

Ketua cabang PMII Bangkalan, Arif menyampaikan tuntutan itu di dasarkan beberapa fakta lapangan. Misalnya di tahun 2018-2019

ada beberapa Gedung sekolah yang ambruk atau roboh, Gedung sekolah tidak layak huni hingga ketimpangan jumlah guru antara desa dan kota.

Setelah berorasi,  Kepala Dinas Pendidikan Bambang Budi Mustika langsung menemui para pendemo. Dia tak menampik semua tuntutan mahasiswa itu.

Untuk masalah banyak kepala sekolah yang belum definitif misalnya, Bambang memastikan mulai tahun 2020 semua kepala sekolah sudah definitif.

“Insya Allah 2020 semua kepala sekolah sudah definitif. Kami hanya menyediakan anggaran, bukan kami yang mempunyai kewenangan uji kompetensi. Jadi mereka ikut tes sendiri di Solo, kalau lulus kami angkat,” jelas dia.

Adapun masalah Kartu Indinesia Pintar (KIP) Bambang mengatakan merupakan program pemerintah pusat yang data basenya berasal dari Dinas Sosial.

“Kip itu kartunya, PIP itu uangnya. Banyak yang tidak mengerti, banyak yang punya KIP tapi tidak didaftarkan lagi. Harusnya di daftarkan lagi ke operator sekolah agar mendapatkan PIP,” paparnya.

Menurut dia, Jika PIP itu dijadikan seragam, hal itu tidak menyalahi aturan, tapi jika di buat makan itu menyalahi aturan.

“Kalo ada yang seperti laporkan ke kami, kami akan tindak,” kata Bambang. (FRS)

155
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Bahis Dunyasinda Most bet ile Basariyi Yakalayin

2 hari yang lalu
0

Uğurlu Bahis Etməyin Məsləhətləri Mostbet Platformasında
2 hari yang lalu
2

En İyi Paralı Rulet Siteleri Hangileri?

2 hari yang lalu
0

Her yerde slot keyfini yaşa ve kazancını maksimize et The Dog House

4 hari yang lalu
0

Slot tutkunlarının tercihi: Rokubet giriş

4 hari yang lalu
2

Demo slot EGT kullanıcı yorumları ne diyor?

4 hari yang lalu
0
Berikutnya
Ratna Sarumpaet Bebas Bersyarat, Kuasa Hukum: Setelah Bebas, Dia Ingin Ngurus Cucu

Ratna Sarumpaet Bebas Bersyarat, Kuasa Hukum: Setelah Bebas, Dia Ingin Ngurus Cucu

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.