• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Minggu, 3 Mei 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Ekonomi

Pertukaran Rupiah Terhadap Dolar As Semakin Melemah

  • Jumat, 8 November 2019 09:45
FacebookTwitterWhatsApp

Penanews.id, JAKARTA-Pertukaran nilai tukar Rupiah terhadap dolar semakin melemah berada di level 14.018 per Dolar AS Pada perdagangan pasar spot,  Jumat (8/11) pagi. Posisi tersebut melemah 20 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan Kamis (7/11), yang berada di level Rp13.998 per dolar AS.

Pagi ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia semakin melemah terhadap dolar AS. Pelemahan terjadi pada ringgit Malaysia 0,07 persen, lira Turki 0,01 persen, dolar Singapura 0,02 persen, serta peso Filipina melemah 0,04 persen.

Baca Juga:

Ini Harapan Candra Darusman Untuk IPSC

Soal Aturan Toa Masjid dan Gonggong Anjing, Begini Penjelasan Kemenag

Walaupun di kawasan Asia pertukaran mata uang melemah terhadap dolar As, Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai penguatan rupiah masih dapat terjadi dari kelanjutan negosiasi antara AS-China.

Sementara penguatan terjadi pada won Korea 0,31 persen, baht Thailand 0,08 persen, dan dolar Hong Kong sebesar 0,03 persen terhadap dolar AS.

Kemudian di negara maju, mayoritas nilai tukar melemah terhadap dolar AS. Pelemahan terjadi kepada poundsterling Inggris sebesar 0,03 persen, serta dolar Australia sebesar 0,17 persen. Pelemahan juga terjadi pada euro sebesar 0,01 persen dan dolar Kanada sebesar 0,05 persen

“Sentimen positif dari negosiasi dagang AS-China masih berlanjut di pasar AS dan hari ini bisa menjadi faktor penguat rupiah,” kata Ariston saat diwawancarai CNNIndonesia.com, Jumat (8/11).

Ariston mengatakan pasar mewaspadai kenaikan tingkat imbal hasil obligasi Pemerintah AS terutama tenor 10 tahun.

“Yield naik ke area 1,97 persen, angka yang tidak ditemui sejak 1 Agustus 2019. Kenaikan yield ini bisa mendorong penguatan dolar AS terhadap mata uang lainnya,” ungkapnya.

Sehingga, ia menilai dapat mendorong pelemahan terhadap rupiah. Ia berpendapat rupiah akan berpotensi bergerak di kisaran Rp13.970 hingga Rp14.050.

Sumber: CNN Indonesia

Tags: Dolar AsJakartaPerang dagangPertukaran rupiah melemah
37
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

Tekan Beban Subsidi Energi, Hasani Bin Zuber Sosialisasikan Efisiensi Energi di Bangkalan

5 bulan yang lalu
23
Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

Tanam Hexa Reef, PHE WMO Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata di Bangkalan

5 bulan yang lalu
27
Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

Belum Ada Kepastian Ganti Rugi Rumpon, Petronas Disorot Ketua Klebun Pantura

9 bulan yang lalu
134
Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

Pemkab Bangkalan Alokasikan Rp135 Miliar untuk Tiga Program Prioritas Tahun 2025

10 bulan yang lalu
112
Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

Warga Bangkalan Sulap Pembuangan Sampah Jadi Area Budidaya Cabai yang Produktif

11 bulan yang lalu
65
Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

Sapi Milik Warga Bangkalan Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban

11 bulan yang lalu
44
Berikutnya
Menteri Agama Meminta Doa Memakai Dua Bahasa Agar di Pahami

Menteri Agama Meminta Doa Memakai Dua Bahasa Agar di Pahami

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.