Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Minggu, 1 November 2026
  • Login
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penanews.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Soal Framing NU Kecewa ke Jokowi, Hasani Zuber: Itu Lucu dan Menggelikan

TwitterFacebookWhatsApp
Ra Hasani zuber dan KH Said Aqil Siraj

penanews.id, JAKARTA – Setelah Presiden Joko Widodo melantik 35 Menteri Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019. Nahdlatul Ulama, organisasi Islam terbesar di Indonesia, dilanda gonjang-ganjing karena tak dapat jatah menteri.

Bahkan posisi menteri agama yang selama ini ‘identik NU’ diisi seorang purnawirawan jendral Fahrul Razi.

Baca Juga:

LBH Ansor Bangkalan Gratiskan Bantuan Hukum bagi Masyarakat Kurang Mampu

Khidmatnya Rutinan MDS Rijalul Ansor di Pesantren Darul Hasan Lajing

Framing ‘NU kecewa’ di mulai dari Jawa Timur dengan munculnya berita berjudul: PWNUJawa Timur tak akan mengundang Mentri Agama di Acara Puncak Hari Santri.

Framing berikutnya muncul dari sebuah portal berita gelora.co, lewat berita berjudul: Grup WA NU Ramai Bicara Jatah Menteri: Sudah Berdarah-darah, Hanya Dapat Ban Serep. Berita ini jauh dari akurat karena hanya nyomot percakapan di sebuah grup berbagi pesan.

Atas munculnya berbagai framing itu, Aktivis NU, Hasani Zuber memulai tanggapannya dengan sebuah komentar singkat. “Lucu dan menggelikan,” kata pria kelahiran Kabupaten Bangkalan ini, Sabtu (26/10).

Menurut Hasani, warga NU tak perlu terpancing atas provokasi murahan para buzzer. Sebab, NU telah mendapat posisi Wakil Presiden yang diisi Rois ‘Aam PBNU KH Ma’ruf Amin.

Mahfudz MD yang menduduki posisi Menkopolhukam juga merupan orang NU. Belum lagi tiga menteri-menteri dari PKB, adalah kader-kader terbaik NU.

“Soal posisi Menag, saya setuju diisi militer. Karena tantangan Indonesia ke depan adalah radikalisme mengatasnamakan agama,” ujar dia.

Lagi pula, sejak awal, Ketua PBNU KH Said Aqil Siraj telah menegaskan NU tak pernah meminta jatah menteri kepada Presiden Joko Widodo.

Said menegaskan dia hanya mengatakan bila NU diminta membantu Presiden maka akan dibantu karena banyak kader NU yang mumpuni secara keilmuan.

“Kita punya ISNU, disitu ada 700an sarjana hingga profesor berkumpul disitu. Kalau kader NU dibutuhkan, kami akan bantu, bukan minta,” kata Kiai Said. (MTV)

Tags: GP Ansor BangkalanHasani ZubairHasani ZuberJatah menteri NUNUSaid aqil siraj
3.2k
VIEWS
TwitterFacebookWhatsApp

Related Posts

Krisis Air Bersih Sampang, Ruang Sejahtera Distribusikan 1,2 Juta Liter Air

Krisis Air Bersih Sampang, Ruang Sejahtera Distribusikan 1,2 Juta Liter Air

3 minggu ago
37
Pembangunan SDM Dimulai dari Pemenuhan Gizi

Pembangunan SDM Dimulai dari Pemenuhan Gizi

1 bulan ago
16
Pengedar Sabu di Bangkalan Gunakan Modus Kurir Makanan

Pengedar Sabu di Bangkalan Gunakan Modus Kurir Makanan

2 bulan ago
8
Bukan Jalan-Jalan, Ayah di Madura Ajak Anak 13 Tahun Keliling untuk Curi Motor

Bukan Jalan-Jalan, Ayah di Madura Ajak Anak 13 Tahun Keliling untuk Curi Motor

2 bulan ago
9
Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

8 bulan ago
23
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

8 bulan ago
105
Next Post
Projo Akan Dijadikan Pendamping Desa

Projo Akan Dijadikan Pendamping Desa

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2026 Penanews.id All right reserved.

Welcome Back!

Sign In with Facebook
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In