• Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer
Senin, 20 April 2026
Penanews.id
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Penanews.id
Tidak ditemukan
Lihat Semua
Beranda Madura Bangkalan

Cara KMI dan Al Ibrohimy Merayakan Hari Santri

  • Sabtu, 19 Oktober 2019 20:39
FacebookTwitterWhatsApp


Penanews.id, BANGKALAN – Al Ibrohimy, sebuah yayasan Pondok Pesantren terbesar di Kecamatan Galis, Bangkalan, akan merayakan Hari Santri Nasional 22 Oktober dengan sesuatu yang berbeda.

Baca Juga:

Rangkaian Peringatan Hari Santri di Bangkalan Dibuka dengan Kirab Meriah

Yasin dan Tahlil dari KMI Untuk Para Korban Tragedi Kanjuruhan

Selain upacara bendera yang telah lazim dilakukan sejak Hari Santri Nasional ditetapkan pada 2015 oleh Presiden Joko Widodo. Sebuah drama teratrikal, bercerita tentang perjuangan santri melawan penjajah, telah dipersiapkan dan akan dipertunjukkan saat upacata HSN.

“Perang 10 November di Surabaya adalah perang para santri. Peristiwa ini perlu dikenang, agar kita tak mudah dipecahbelah untuk kepentingan kelompok tertentu,” kata Ibrohim Muhlis, Pengasuh Yayasan Al Ibrohimy.

Jokowi memilih 22 Oktober sebagai Hari Santri karena hari itu bertepatan dengan hari Pendiri NU KH Hasyim Asyari mengeluarkan resolusi jihad.

Menurut Muhlis, jihad masa kini salah satunya bisa dengan cara berbagi rejeki dengan kaum papa termasuk anak yatim piatu.

Untuk kegiatan berbagi santunan ini, Al Ibrohimy menggandeng Lembaga Sosial dan Kepemudaan, Kaconk Mahfud Institute. Dan melibatkan segenap pengurus NU di Kecamagan Galis.

Direktur KMI, Nur Hakim mengatakan kegiatan ini telah lama diagendakan dan dia bersyukur apa yang diagendakan bisa terlaksana bersamaan momen hari santri.

“Niatan kami merayakan HSN, semata pengingat bahwa warga nahdiyin tidak boleh melupakan sejarah. Selain itu, KMI ini kan punya jargon “Berhenti berfikir diri sendiri Mari berbagi” kami ingin KMI selalu punya kepekaan sosial yang tinggi,” harap Hakim. (RYD)

Tags: Al Ibrohimy GalisHari santriHSN Bangkalan 2019KMI Bangkalan
184
Dilihat
FacebookTwitterWhatsApp

Berita Terkait

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

Anggota DPR Tinjau Dapur MBG di Bangkalan, Pemkab Nilai Perlu Tata Ulang Perencanaan Dapur

2 bulan yang lalu
16
Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

Setahun Kepemimpinan Bupati Bangkalan Dinilai Gagal, Politisi PDIP Ungkap Fakta Sebenarnya

2 bulan yang lalu
82
Hadiri Parapatan Ranting, Ketua PSHT Sampang Tekankan Pentingnya Pengamalan Ajaran Organisasi

Hadiri Parapatan Ranting, Ketua PSHT Sampang Tekankan Pentingnya Pengamalan Ajaran Organisasi

4 bulan yang lalu
45
DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

DPR Dorong Akses Pembiayaan Ultra Mikro untuk Perkuat UMKM Bangkalan

4 bulan yang lalu
22
Diresmikan Menteri Kebudayaan, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

Diresmikan Menteri Kebudayaan RI, UTM Kini Miliki Museum Budaya sebagai Pusat Kajian Madura

4 bulan yang lalu
55
Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

Gelar Turnamen Volly, Cara Desa Larangan Sorjan Bangkalan Tekan Kenakalan Remaja

4 bulan yang lalu
23
Berikutnya
Ada 11 Posisi Wakil Menteri di Kabinet Kerja II Jokowi

Ada 11 Posisi Wakil Menteri di Kabinet Kerja II Jokowi

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Hubungi
  • Karir
  • Iklan
  • Policy
  • Disclaimer

© 2019 @Penanews.id All Rights Reserved

  • Nasional
  • Nusantara
  • Madura
  • Jatim
  • Wisata & Kuliner
  • Olahraga
  • Tekno
  • Ekonomi
  • Opini
  • Jepret

© 2021 Penanews.id All right reserved.